Sukses adalah perjalanan

Struktur Pembangun SIM

Posted on: September 28, 2010


Pendahuluan

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, SIM merupakan system informasi yang digunakan untuk menyajikan informasi yang digunakan untuk mendukung operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Didalam suatu system pasti terdapat suatu struktur pembentuk didalamnya, oleh karena itu dalam materi ini kita akan membahas tentang gambaran umum beserta struktur-struktur pembangun SIM.

Tinjauan

Struktur SIM dapat dibedakan menjadi 2 yaitu system yang terstruktur (formal) dan system yang tidak terstruktur (non formal). “Gordon, 1999”

Struktur Sistem Informasi Manajemen

Sebelum kita membahas tetang struktur SIM kita perlu mengenal SIM sedikit lebih dekat lagi berdasarkan karakteristiknya. Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandangan, diantaranya yaitu :

1.    Sistem sebagai sistem abstrak (abstract system) dan sistem phisik (phisical system).

Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara phisik. sedangkan Sistem phisik merupakan sistem yang ada secara phisik.

2.    Sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan manusia (human made system).

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia. yang melibatkan interaksi antara manusia dengan mesin disebut dengan human-machine system.

3.    Sistem tertentu (deterministic system) dan sistem tak tentu (probabilistic system).

Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti, sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan. Sistem tak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.

4.    Sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka (open system).

Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dengan lingkungan luarnya. Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya.

Setelah ditinjau system terdiri dari berbagai karakteristik yang berbeda-beda sehingga membentuk suatu struktur yang berbeda pula. Struktur SIM dapat dibedakan menjadi 2 yaitu system yang terstruktur (formal) yaitu sistem yang berjalan menurut norma-norma organisasi yang berlaku pada semua orang, sesuai dengan kedudukannya dalam organisasi dan system yang tidak terstruktur (non formal) yaitu sistem yang berlaku di lingkungan organisasi melalui saluran-saluran tidak resmi, tetapi mempunyai pengaruh cukup kuat dalam kehidupan organisasi yang bersangkutan. Oleh SIM kedua system tersebut dipadukan untuk medukung kegiatan-kegiatan organisasi seperti :

Struktur sistem informasi berdasarkan kegiatan manajemen

Kegiatan perencanaan dan pengendalian manajemen dibagi atas tiga macam yaitu: kontrol operasional, kontrol manajemen, dan perencanaan stategi. Pengendalian operasional adalah proses penempatan agar kegiatan operasional dilaksanakan secara efektif dan efisien. Proses pengendalian manajemen memerlukan jenis informasi yang berkaiatan dengan tingkat ketelitian yang lebih tinggi menyangkut: pelaksanaan yang direncanakan, alasan adanya perbedaaan, dan analisa atas keputusan atau arah tindakan yang mungkin. Sedangkan Perencanaan strategi mengembangkan strategi sebagai sarana suatu organisasi untuk mencapai tujuannya. Kegiatan perencanaan strategi tidak mempunyai keteraturan meskipun sebenarnya bisa dijadwalkan dalam periode waktu yang relatif panjang.

Struktur sistem informasi berdasarkan fungsi organisasi

Setiap informasi dapat dianggap sebagai kumpulan subsistem yang didasarkan atas fungsi yang dilaksanakan dalam organisasi. subsistem-subsistem yang umum adalahh sebagai fungsi-fungsi utama suatu organisasi dalam pemasaran, produk, logistik, personalia, keuangan dan akuntansi. Setiap fungsi akan melakukan kegiatan sebagai subsistem informasi untuk mendukung pengendalian operasional, pengendalian manajemen dan pengendalian strategi.

Struktur sistem informasi manajemen secara konseptual dan fisik

Struktur SIM dapat pula dipandang menurut konsep struktural yang memungkinkan pembahasan dan perancangan sistem fisik yang akan mendefinisikan cara pelaksanaan SIM.

a.    Konsep Struktur

SIM didefinisikan sebagai suatu gabungan subsistem fungsional yang masing-masing dibagi dalam empat macam pengolahan informasi, yaitu: pengolahan transaksi, dukungan operasional sistem informasi, dukungan pengendalian manajerial sistem informasi, dukungan perencanaan stategi sistem informasi.

b.    Struktur Fisik

ubsistem fungsional yang terpisah ditambah suatu pangkalan data, beberapa aplikasi umum, dan satu model dasar analisa umum dan model keputusan. Pada struktur fisik semua aplikasi terdiri atas program yang sama sekali terpisah, tetapi hal ini tidak selalu demikian adanya sehingga ada penghematan yang cukup besar dari pengolah terpadu dan pemakain modul umum.

Kesimpulan

Secara konsepnya struktur system sendiri terbentuk untuk mendukung kegiatan-kegiatan dalam organisasi, dengan adanya struktur SIM tiap-tiap organisasi dapat berkembang dan berjalan sesuai perencanaan sehingga mampu mengembangkan kualitas serta hasil dari organisasi itu sendiri.

Daftar Pustaka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Calender

September 2010
M T W T F S S
    Oct »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Blog Stats

  • 37,865 Pengunjung
%d bloggers like this: